Jumat, 21 Oktober 2016

Sang Ustad

Sang Ustad Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Cerita ini diawali dari perayaan Idul Adha pada kampung di pinggir sebuah kota besar. Seperti biasa, Orang-orang kaya di kampung itu selalu berlomba-lomba memberi sapi dan kambing sebagai korban. Dan sesuai dengan kebiasaan pula, sesudah Maghrib selalu diadakan semacam perayaan dan pengajian Idhul Adha.

Seorang ustad yang cukup terkenal didatangkan dari kampung lain untuk memberi ceramah. Sesudah dipanggil oleh pembawa acara, sang ustad naik ke mimbar. Ustad itu mengenakan baju muslim lengkap. Baju koko yang disetrika licin, sarung, dan peci telah terpakai manis di tubuhnya.

Sambil tersenyum, sang ustad tadi bertanya kepada yang hadir di situ, ?Coba tebak, apa agama saya?? Sambil senyam-senyum hadirin itu serentak menjawab ?Islaaam..? Lalu Ustad melepas pecinya. Kemudian bertanya lagi, ?Apa agama saya?? Hadirin pun menjawab lagi, ?Islaaam..?

Sang ustad melepas baju kokonya dan berganti dengan tshirt lusuh. Tidak hanya itu, ia juga melepas sarungnya. Ternyata dia masih menggunakan celana pendek selutut di balik sarung tersebut. Sekarang sang ustad hanya memakai tshirt lusuh dan celana pendek selutut.

Kemudian ia melontarkan pertanyaan retoris pada hadirin, ?Apakah anda semua masih yakin saya Islam??. Belum sempat para hadirin menjawab, sang ustad berkata lagi, ?Seperti inilah cara Tuhan melihat umatnya? khotbah selesai, sekian dan terima kasih.? Sambil terseny
... baca selengkapnya di Sang Ustad Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Jumat, 14 Oktober 2016

Wiro Sableng #143 : Perjanjian Dengan Roh

Wiro Sableng #143 : Perjanjian Dengan Roh Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : PERJANJIAN DENGAN ROH

DALAM kegelapan dan dinginnya udara malam, Djaka Tua tambatkan kudanya di batang pohon kelapa. Debur ombak serta deru tiupan angin laut selatan terdengar sambung-menyambung tak berkeputusan. Lelaki berusia lebih setengah abad ini memandang dulu ke arah laut luas sebelum melangkah menuju gundukan batu membentuk bukit terjal setinggi sepuluh tombak dan panjang hampir tigaratus kaki di samping kirinya. Walau sebelumnya cuma satu kali datang ke tempat itu namun Djaka Tua masih ingat jalan yang harus diambil. Di malam gelap tidak mudah menyusuri lamping bukit batu terjal serta licin terkikis angin mengandung garam. Sesekali dia dikejutkan oleh suara kepak sayap kelelawar yang terbang rendah.

Djaka Tua adalah pembantu di rumah seorang pejabat tinggi yang diam di pinggiran Kotaraja. Nama sebenarnya Akik Sukro namun karena sampai usia limapuluh tahun lebih dia belum beristri, teman-teman memanggilnya Djaka Tua. Tidak kawinnya Akik Sukro mungkin karena cacat yang dideritanya sejak kecil yaitu dia memiliki sebuah punuk di belakang leher sehingga tidak ada perempuan yang suka padanya walau sehari-hari dia adalah seorang lelaki baik budi pekerti dan tutur bicaranya.

Langkah Djaka Tua terhenti ketika hidungnya mencium bau kemenyan. Ada rasa merinding namun juga rasa lega
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #143 : Perjanjian Dengan Roh Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Selasa, 11 Oktober 2016

Tongkat Penuntun

Tongkat Penuntun Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sudah menjadi kebiasaan orang tua-tua jika tubuh sudah tidak sekuat remaja maka tongkat menjadi alat bantu yang sungguh berguna. Begitu pula bagi kakek Putih di desa Ujung Pelangi. Kakek tersebut memang lebih dikenal sebagai Kakek Putih karena selain rambutnya yang putih juga karena ketulusan dan kebijaksanaannya dalam membantu penduduk desa memecahkan perkaranya.

Kemana-mana sang kakek Putih selalu menggunakan tongkat bambu wuluhnya jika berjalan mengelilingi desa. Bambu wuluh memang dikenal sebagai bambu yang kuat dan nyaman bagi pemakainya. Kebetulan pula di kebun sang kakek banyak ditumbuhi bambu wuluh. Namun semenjak sang kakek kemana –mana memakai tongkatnya, banyak orang tua-tua di desa mulai membiasakan dirinya berjalan-jalan dengan tongkat bambu wuluh meski beberapa dari mereka tubuhnya masih terlihat tegap dan kuat. Harapannya adalah supaya bisa terlihat bersahaja dan menjadi bijaksana seperti sang kakek Putih. Menyadari itu sang kakek hanya tersenyum melihatnya.

Hingga tibalah waktunya, sang kakek meninggal karena usia. Banyak orang merasa kehilangan dan terkenang akan kebai
... baca selengkapnya di Tongkat Penuntun Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Rabu, 21 September 2016

SedekAH membawa berkAH untuk semuanyAH?. AH? AH? AH

SedekAH membawa berkAH untuk semuanyAH?. AH? AH? AH Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di sore hari, langit tampak biru. Susana terasa teduh dan sejuk. Gw berjalan di sore hari menapaki trotoar Kota Bandung yang memiliki 2 fungsi sekaligus, tempat pejalan kaki dan tempat pedagang berjualan. Ketika itu gw bermaksud pergi menuju warung internet. Tujuan gw ke sana Cuma ingin memastikan apakah ujian saringan yang baru saja gw lewati minggu lalu lulus atau tidak? Akhirnya setelah gw cek, Syukurlah gw lulus.

Seketika itu juga gw berteriak…

Gw : “GW LULUS MAS?!”

Mas operator WARNET : “Lulus audisi miss waria 2006? Perwakilan Bandung ya mas? Selamat ya.”

Gw : “Wuaah?! Terserah mas deh. Yang penting saya hepi?! Cihuy?!”

***

Cerita ini bermula ketika…

Di tahun 2006 (tahun yang penuh warna buat hidup gw), gw ngerasa beruntung karena impian gw buat meneruskan sekolah ke jenjang perkuliahan bisa benar-benar terjadi. Sebelumnya sempat terbesit dalam otak gw bahwa sehabis lulus SMA tuh mendingan langsung kerja aja (entah kerja apaan, yang penting gw punya income). Tadinya sih gw udah ada persiapan buat kerja sebagai mentalis seperti Dedy Corbuzier, tapi enggak jadi aja ah bakat gw udah jelas kok di Modelling (model rekonstruksi pembunuhan buat POLWITABES Bandung).

Karena gw ditakdirkan buat kuliah, gw harus benar-benar mensyukuri kenyataan ters
... baca selengkapnya di SedekAH membawa berkAH untuk semuanyAH?. AH? AH? AH Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Jumat, 16 September 2016

Menjaga Harapan

Menjaga Harapan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“In all things it is better to hope than to despair. – Dalam segala hal, selalu lebih baik jika memiliki harapan daripada putus harapan.” Johan Wolfgang von Goethe.

Ide tulisan ini terinspirasi oleh kisah dua orang pria yang sedang sakit. Keduanya dirawat di dalam ruangan yang sama. Salah satu pasien yang berada di dekat jendela senang menceritakan tentang banyak hal menyenangkan yang ia saksikan di luar jendela. Pasien yang berada di ranjang lain dan hanya dapat berbaring merasa senang dan hidupnya terasa lebih berwarna oleh cerita-cerita tersebut, karena seakan dapat melihat dunia yang indah.

Pasien yang senang bercerita itu tidak lama kemudian meninggal dunia. Lalu pasien yang hanya dapat berbaring itu mendapat kesempatan berbaring di ranjang yang berdekatan dengan jendela, tetapi ia kaget karena di balik jendela itu hanyalah dinding kosong belaka. Iapun mencoba menanyakan hal tersebut. “(Cerita-ceritanya) Itu mungkin hanya ingin membesarkan hati Anda,” jawab salah seorang perawat.

Kisah tersebut menjelaskan betapa pentingnya sebuah harapan bagi kelangsungan hidup seseorang. Tak seorangpun dapat mengelak kebutuhan untuk menjaga harapan
... baca selengkapnya di Menjaga Harapan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Minggu, 04 September 2016

Semangat Idul Fitri, Semangat Memaafkan

Semangat Idul Fitri, Semangat Memaafkan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Saya coba tunjukkan sebuah penelitian akan efek dari memaafkan seperti yang saya kutip dari salah satu situs berita. Penelitian yang dilakukan di Universitas California, San Diego, AS ini melibatkan 200 orang. Mereka diminta untuk memikirkan sebuah pengalaman dicurangi atau dikecewakan atau dikhianati oleh sahabat mereka. Kemudian mereka dibagi menjadi 2 kelompok, masing-masing 100 orang. Kelompok pertama diinstruksikan untuk memikirkan bagaimana hal itu memicu mereka untuk marah. Sedangkan kelompok kedua diminta dan didorong untuk untuk memaafkan.

Setelah itu mereka diberi pengalih pikiran selama lima menit, lalu mereka diberikan kebebasan untuk boleh memikirkan kembali peristiwa tidak mengenakkan tersebut dengan cara masing-masing. Hasilnya, kelompok yang marah mengalami kenaikan tekanan darah pada sesi pertama dan efeknya tetap terlihat meski mereka sudah diberi pengalih untuk lebih tenang. Sedangkan kelompok yang memaafkan lebih tenang dan bahagia.

Poin apa yang mau disampaikan dari eksperimen di atas? Sederhana, memaafkan.

Beberapa sumber yang terpercaya mengatakan bahwa memaafkan itu sangat bagus untu
... baca selengkapnya di Semangat Idul Fitri, Semangat Memaafkan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Jumat, 02 September 2016

Tak Ada Prediksi Sukses Namun Masih Ada Jalan

Tak Ada Prediksi Sukses Namun Masih Ada Jalan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Suatu saat mungkin kau akan merasakan rasa ini, ketika kau telah menjadi orang yang gagal dan tak mampu bangkit lagi. Ketika semua orang tak menganggapmu ada, ketika semua orang tak ada yang peduli akan kehidupanmu.

That`s was all of my experience for being a poor person but that was then I realize that I can do all by myself don`t care about what they say, don`t care about themselves. And then I think that my mom wasn’t care about me too she always care about my cousins that`s all.

From it, I learned how to be a smart person without care about them. From it, I call myself to be a strong woman and a strong person I won’t give up on my journey. Aku bahkan tak peduli apa kata keluarga ku sendiri yang penting aku dapat tetap berdiri tegak dan aku dapat menjalani takdir ku aku dapat belajar tentang apa yang aku belum pahami dan sejak itulah gaya belajar ku berubah 360 derajat, aku rasa inilah kesempatan ku untuk maju dan maju.

Ternyata memang allah memberikan yang terbaik sesuai kriteria otakku aku mendapat banyak sanjungan dari para guru guru ku di sekolah baru ini walau aku sed
... baca selengkapnya di Tak Ada Prediksi Sukses Namun Masih Ada Jalan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu